Bobby Nasution: Calon Wali Kota Andalan Warga yang Optimis Atasi Banjir Rob
Bobby Nasution: Calon Wali Kota Andalan Warga yang Optimis Atasi Banjir Rob

Kolaborasi Medan Berkah – Harapan warga Medan utara, terutama di kawasan pesisir akan kiprah Bobby Nasution sangat besar. Mereka berharap bahwa Bobby yang kemarin datang bersama dengan  Komunitas Relawan Bobby Nasution dapat menjadi Wali Kota Medan berikutnya.

Warga merasakan kesulitan selama mereka tinggal di kawasan yang selalu menjadi ‘langganan ‘ banjir rob selama bertahun-tahun. Permasalahan ini memang sempat dibicarakan oleh Bobby Nasution saat mengunjungi Afifuddin Lubis beberapa waktu lalu. Mantan Pj.Wali Kota Medan tersebut yakin bahwa saat Bobby menjabat sebagai Wali Kota Medan, ada perhatian khusus untuk masalah ini.

Salah satu tokoh masyarakat terkemuka di Medan Belawan, Mafrizal, mengatakan bahwa warga di pesisir membutuhkan sosok yang dapat memberikan kontribusi penting untuk masalah banjir rob. Air laut pasang semakin parah jika musim hujan tiba, dimana air masuk ke pemukiman.

Normalisasi alur sungai adalah wacana yang sejak lama digaungkan, tetapi tidak kunjung dilaksanakan. Karena itu, pria yang juga Ketua Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia tersebut ingin sosok Wali Kota Medan berikutnya adalah seseorang yang memiliki peran penting dalam pemerintahan daerah, dan juga pusat.

Baca Juga: Lawan Pandemi Covid-19, Bobby Nasution Berikan Bantuan APD ke Puskesmas Sukaramai

Mafrizal menyadari bahwa anggaran yang diperlukan untuk penanganan banjir rob sangat besar. Penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tidak dapat dihindarkan. Persetujuan dari pemerintah pusat juga diperlukan.  Mafrizal berpendapat bahwa Bobby Nasution memiliki hubungan erat dengan pemerintah pusat, sehingga pendekatan lebih efektif dapat dilakukan jika ia menjadi Wali Kota Medan nantinya.

Hubungan antara Bobby Nasution dengan Jokowi sebagai presiden RI memang bukan rahasia lagi. Mafrizal berujar bahwa Bobby dapat melakukan pendekatan secara intens dan efektif untuk mengatasi masalah ini. Ia mengatakan bahwa pendekatan tersebut juga bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk kepentingan masyarakat

Pemerintah Kota Medan, papar Mafrizal, pernah memberikan saran serta rencana untuk membangun bendungan. Bendungan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai solusi sementara untuk mengatasi banjir. Tetapi, rencana yang sudah dilakukan lima tahun yang lalu itu belum kunjung terealisasi.

Warga Medan Belawan memahami bahwa pemerintah daerah juga tidak dapat menggunakan APBD untuk anggaran yang terlalu besar. Tetapi, beberapa solusi dapat digunakan seperti pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility. Dana tersebut dapat diperoleh dari beberapa perusahaan yang juga ada di kawasan tersebut yakni PT KIM, Jasa Marga, Pelindo, dll.

Salah satu tokoh organisasi kemasyarakatan, yakni M Badlun Alkholidi sebagai Ketua Forum Ormas Islam Peduli Belawan turut angkat bicara. Ia mengatakan bahwa beberapa wali kota di periode sebelum ini sempat menjanjikan bantuan dari pusat untuk penanganan banjir rob. Tetapi, hingga saat ini bantuan yang ditunggu-tunggu belum muncul. Badlun berharap hubungan dekat antara Bobby dan Jokowi dapat mempermudah bantuan yang sudah lama ditunggu-tunggu warga.

Baca Juga: Lawan Pandemi Covid-19, Bobby Nasution Berikan Bantuan APD ke Puskesmas Sukaramai

Pada dasarnya, unsur kerusakan lingkungan turut berperan penting dalam masalah banjir rob yang tidak kunjung ada solusinya. Hal ini disampaikan oleh Peranita Sagala. Pengurus Ikatan Arsitek Indonesia ini mengatakan bahwa pembangunan bendungan bukan solusi mengatasi banjir.

Resapan air yang berkurang, dan juga permukaan tanah yang turun adalah masalah utama dari warga di kawasan pesisir. Menurutnya, arus sungai Deli yang kencang langsung menuju pemukiman karena tidak ada resapan lagi.

Selain itu, warga yang meningkat populasinya juga meningkatkan penggunaan air tanah untuk konsumsi, sehingga permukaan tanah turun.  Selain memerlukan dana besar untuk naturalisasi sungai, pemerintah daerah juga perlu memperhatikan perbaikan lingkungan, sehingga banjir dapat diatasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here