Gerakan Al Washliyah Sepakat Bobby Nasution Miliki Semua Kriteria Calon Pemimpin Ideal
Gerakan Al Washliyah Sepakat Bobby Nasution Miliki Semua Kriteria Calon Pemimpin Ideal

Kolaborasi Medan Berkah –  Komunitas Relawan Bobby Nasution tentu sepakat dengan organisasi Al Jam’iyatul Washliyah. Salah satu organisasi Islam tertua di Indonesia yang lebih sering disebut Al-Washliyah ini sangat berharap bahwa calon Wali Kota Medan berikutnya memiliki standar baku dari Al Washliyah.  Semua kriteria tersebut ada pada Bobby Nasution. Keyakinan ini berdasarkan kedekatan dari Bobby serta almarhum ayahnya, M. Erwin Nasution dengan organisasi ini.

Ungkapan ini disampaikan oleh H. Azam Nasution. Sebagai ketua Al-Washliyah Kota Medan, dia dan semua anggota dari organisasi tersebut mengharapkan pemimpin kota dengan karakter santun, serta berakhlak  bagus.

Baca Juga: Komunitas Relawan Bobby Nasution Giatkan Kolaborasi Pola Pikir Kaum Millennial

Tentu saja harapan ini juga merupakan harapan seluruh warga Kota Medan. Azam mengatakan bahwa semua kriteria yang ia sebutkan ada pada Bobby. Ia berani menjamin hal ini karena memang hubungan antara dia dan Bobby beserta keluarganya sangat dekat.

“Calon Walikota Medan itu harus punya akhlaqul karimah atau akhlak mulia, santun,” kata Azam pada keterangan tertulisnya ke beberapa media, 7 Juli 2020. Ia mengatakan bahwa Al Washliyah memiliki standar tersendiri akan seorang pemimpin yang tidak hanya dapat memimpin kota, tetapi juga amanah dengan aspirasi masyarakat.  Al Washliyah sendiri sudah menjadi salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, selama puluhan tahun.

Terkait dengan kriteria pemimpin amanah, Azam berujar bahwa ciri-ciri pertama pemimpin yang tepat adalah shibghah. Hal ini berarti, lanjut Azam, calon pemimpin harus memiliki tingkah laku sepadan dengan ajaran dari organisasi. Ia mengartikan bahwa calon pemimpin tersebut harus beragama Islam yang dapat mengamalkan agama secara benar, bukan sekedar beragama Islam.

Visi serta arah dan tujuan yang jelas adalah ciri kedua yang dikemukakan oleh Azam. Bobby tidak hanya memiliki visi jelas, tetapi juga memiliki wijhah, atau visi sesuai tujuan untuk rakyat semata. Tentu, hal ini dapat diwujudkan oleh seorang pemimpin yang konsisten serta tegas dalam melaksanakan visi dan misinya. Pemimpin seperti ini adalah pemimpin yang mengabdikan diri untuk rakyat.

Khittah adalah ciri ketiga, dimana hal ini secara langsung merujuk kepada asas Al-Washliyah. “Al-Washliyah ini organisasi independen. Kalau ada kader mendukung salah satu calon walikota itu sah-sah saja,” tuturnya. Inti gerakan dari Al-Washliyah, papar pria yang juga menjabat sebagai Plt Kadispora Medan ini, merupakan dakwah, pendidikan, amal sosial, amar ma’ruf nahi mungkar.

Musyawarah, lanjut Azam, adalah hal yang harus diterapkan Wali Kota Medan. Azam mengatakan bahwa musyawarah harus menjadi kewajiban pemimpin dalam mengambil keputusan. “Musyawarah untuk hasil mufakat, itu adalah salah satu ciri orang-orang Al-Washliyah,” tegas Azam.

Bobby memang terus membuka diri untuk berkomunikasi dan meminta saran dari banyak organisasi, terutama dengan organisasi yang memiliki kiprah yang berpengaruh positif seperti Al Washliyah. Karena itulah, Azam yakin bahwa Bobby memenuhi kriteria sesuai asa seluruh masyarakat Medan.

Baca Juga: Bobby Nasution: Kolaborasi Medan Berkah Sebagai Kota Saudagar Pasti Terwujud

Bobby sangat dekat dengan organisasi ini. Bahkan kesempatan bersilaturahmi di Sekretariat Wilayah Al-Washliyah Sumut selalu ia sempatkan. Ia dapat mendengar aspirasi warga Al-Washliyah, sekaligus mengenal warganya secara dekat.

Bobby memang tidak hanya dekat dengan organisasi tertentu. Keberadaan komunitas relawan Bobby Nasution membuatnya akrab dengan semua lapisan masyarakat. Komunitas relawan memungkinkan komunikasi intens antara masyarakat dan kandidat kuat Wali Kota Medan periode berikutnya ini. Tim relawan Bobby saat ini sudah tersebar di dua puluh kecamatan, dengan berbagai latar belakang suku, agama dan ras. Semuanya sepakat mendukung Bobby sebagai Wali Kota Medan selama lima tahun ke depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here