Kolaborasi Medan Berkah – Komunitas Relawan Bobby Nasution tidak pernah absen dalam memberikan dukungan kepada calon Wali Kota Medan tersebut. Mereka pun sudah sehati dalam menjalankan kolaborasi bersama masyarakat, sesuai dengan misi #KolaborasiMedanBerkah. Para komunitas relawan memang sama-sama memiliki keinginan dengan Bobby untuk mempersatukan umat beragama tanpa terkecuali. Tidak dapat dipungkiri bahwa persatuan umat akan meningkatkan kemakmuran bersama, yang dapat mendongkrak kemajuan Kota Medan secara signifikan.

Pilkada serentak di akhir tahun 2020 ini juga akan menghadirkan calon Wali Kota Bobby Nasution yang sudah siap untuk melaksanakan amanah masyarakat Kota Medan.  Harapannya adalah Pilkada kali ini harus memiliki suasana teduh serta damai. Tanpa keteduhan dan kedamaian, Kota Medan tidak akan dapat maju seperti harapan masyarakatnya. Terlebih, pemilihan kepala daerah seharusnya menjadi pesta rakyat dimana rakyat yang akan memilih calon pemimpin yang dapat membawa perubahan.

Baca Juga: Bobby Nasution: Kolaborasi Medan Berkah Sebagai Kota Saudagar Pasti Terwujud

Harapan Bobby adalah keberkahan Kota Medan. Kota asalnya ini telah lama terjerumus dalam permasalahan korupsi selama lima belas tahun, seiring dengan tiga wali kota yang semuanya terjerat kasus penggelapan uang. Karena itulah, Medan perlu menjadi kota berkah, dengan cara mempersatukan semua umat, sehingga tidak ada lagi kesenjangan baik dalam hal ekonomi dan sosial. Menggalakkan #KolaborasiMedanBerkah sudah dilakukan Bobby bersama para tim relawan.

Komunitas relawan Bobby Nasution telah berhasil mempersatukan warga di semua kecamatan Kota Medan, melalui bentukan tim relawan. Semuanya sepakat membangun kota Medan demi kemakmuran bersama. Tidak hanya itu, gagasan Bobby tentang koalisi keumatan juga mendapatkan respon positif dari semua masyarakat yang telah merasakan manfaat kegiatan yang dilakukan tim relawan sesuai inisiatif Bobby.

Terkait dengan koalisi keumatan, Ketua PPP Kota Medan yaitu Aja Syahri mengatakan bahwa hal tersebut perlu menjadi salah satu rencana kerja dari Bobby Nasution. Saat bertemu media pada 25 Juli 2020 waktu itu, koalisi umat merupakan konsep yang terpenting dari seorang wali kota yang memiliki kapabilitas untuk kemajuan kota.

“Memang harus begitu, koalisi umat itu harus ada penekanan. Konsep koalisi umat itu sangat bagus,” papar Aja yang mengenang Abdilah, mantan Wali Kota Medan yang sangat disegani. Aja berujar bahwa saat itu, Medan memiliki julukan Kota Relijius. Terlebih, saat itu Medan sangat teduh, damai dan bebas dari berbagai macam kesenjangan sosial, ekonomi serta kasus korupsi. Motto kota relijius pun akhirnya lenyap setelah Abdillah tak lagi memegang tampuk pimpinan.

“Medan sebagai Kota Relijius itu sudah agak tergerus, itu harus dikembalikan lagi,” papar Aja.  “Ya saya kira dengan tetap pada niat baik Bobby membangun Medan. Dan ikhlas dalam bekerja.”

Baca Juga: Komunitas Relawan Bobby Nasution Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban

Masyarakat sudah menilai sendiri bagaimana Bobby Nasution dan komunitas tim relawan selalu ikhlas dalam setiap kegiatan. Masyarakat Medan sudah sangat cerdas dalam menilai sosok calon pemimpin. Mereka siap mendukung Bobby untuk menjadi Wali Kota Medan. Tidak tanggung-tanggung, pendukung Bobby datang dari berbagai kalangan. Mereka adalah tokoh pemuda, agama, pengusaha, politisi, cendekiawan bahkan ibu-ibu pengajian.

Komunitas relawan sendiri telah berhasil dalam melakukan sosialisasi, karena memang Bobby Nasution memberikan bentuk nyata dalam bantuan. Masyarakat pun sepakat bahwa mereka tidak boleh salah pilih saat memilih pemimpin. Para relawan pun sudah menyerap aspirasi masyarakat melalui tim relawan di semua kecamatan di Kota Medan, dimana masyarakat sepakat memilih Bobby sebagai Wali Kota Medan periode berikutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here