Koalisi Keumatan Bobby Nasution Diyakini Membawa Berkah di Medan
Koalisi Keumatan Bobby Nasution Diyakini Membawa Berkah di Medan

Kolaborasi Medan Berkah – Komunitas Relawan Bobby Nasution merupakan tim yang paling sering menjadi kepanjangan tangan Bobby Nasution dalam berkolaborasi dengan masyarakat, dan juga berbagai pihak yang dianggap dapat meningkatkan kemajuan Kota Medan secara signifikan. Salah satunya adalah beberapa tokoh agama, dimana konsep keumatan sedang digalakkan. Memang, koalisi keumatan adalah konsep yang sangat pas, terutama saat Pilkada Medan kali ini.

Koalisi keumatan dianggap dapat memperbaiki kondisi Kota Medan yang perlu banyak perbaikan. Terlebih, usia Kota Medan sudah 430 tahun. Pemimpin kota seperti Medan perlu memiliki visi yang cerdas, serta inovatif sehingga konsep kepemimpinan yang dijalankan dapat memberikan perbedaan yang membawa kebaikan bagi segenap anggota masyarakat. Koalisi umat yang pernah disepakati oleh Bobby dan beberapa tokoh organisasi masyarakat Islam dianggap dapat membawa keberkahan bagi kota ini.

Baca Juga: Bobby Nasution: Kolaborasi Medan Berkah Sebagai Kota Saudagar Pasti Terwujud

Sayangnya, banyak pihak menginterpretasikan bahwa koalisi keumatan adalah bentuk keberpihakan calon Wali Kota Medan kepada umat tertentu. Hal ini dianggap tidak benar oleh Ustadz Tagor Muda Lubis, ketua PDM Muhammadiyah Kota Medan. Ia mengatakan bahwa Bobby tidak hanya akan berkolaborasi atau berkoalisi dengan umat tertentu, namun mengabaikan yang lain.

“Lantaran, masyarakat Medan adalah masyarakat yang majemuk, dengan latar belakang suku berbeda. Apalagi Medan sebagai miniatur Indonesia. Jika mau menjadi pemimpin, Bobby diharapkan bisa mengayomi semua pihak,”  terang Ustadz Tagor.

Ia melanjutkan bahwa bentuk pemerintahan yang berkah pasti terwujud jika ayah Sedah Mirah Nasution ini membawa konsep madani.  “Konsep madani ini dibangun Nabi Muhammad SAW saat menjadi pemimpin di Madinah. “Rasul mempersatukan perbedaan masyarakat di Madinah saat memimpin. Dengan mengusung konsep keadilan ke semua pihak,” tegasnya.

Pada kesempatan lain, Abdul Hafiz juga mengatakan hal yang sama. Pria yang merupakan bendahara PW Al-Washliyah Sumatera Utara tersebut berujar bahwa silaturahmi dan hubungan harmonis adalah langkah paling pas untuk terciptanya Medan Berkah.  “Ini (silaturahmi) adalah perintah Allah. Jika terlaksana, akan muncul kebaikan. Dan kebaikan inilah berkah,”  Abdul Hafiz menjelaskan.

Abdul Hafiz sendiri tidak memungkiri hal koalisi keumatan yang perlu dibangun saat bursa pemilihan kepala daerah di mana saja, terutama di Medan.  Hal ini dipertimbangkan dari mayoritas masyarakat Kota Medan yang merupakan warga muslim.  “Dan politik identitas ini pasti sudah dibangun juga oleh pesaing politiknya,” katanya lagi.

Sedikit saran dari Abdul Hafiz kepada Bobby adalah dengan menunjukkan strategi jitu, dimana lawan tidak dapat meniru. “Harus dapat memberikan konsep yang lebih baik dan sesuai dengan gagasannya Kolaborasi Medan Berkah,” katanya.

Komunitas relawan Bobby Nasution sendiri telah menilai bagaimana warga kota Medan telah yakin dengan kapabilitas Bobby sebagai calon Wali Kota Medan terbaik berikutnya. Bahkan, semua warga Medan dari berbagai macam suku dan agama sudah mendukung Bobby sepenuhnya. Hal ini beralasan karena mereka sudah melihat sendiri kiprah Bobby yang telah banyak memberikan dukungan, berupa materi dan juga motivasi.

Baca Juga: Komunitas Relawan Bobby Nasution Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban

Masyarakat Kota Medan pun sudah sangat cerdas dalam menentukan pemimpin yang tepat. Mereka sudah tahu kiprah Bobby dan keluarga besarnya selama ini. Warga Medan saat ini butuh sosok pemimpin yang tidak sekedar berwacana, tetapi punya wujud nyata dalam membangun Kota Medan, serta membangun kebersamaan dari setiap warganya.

Visi #KolaborasiMedanBerkah merupakan visi yang didukung semua masyarakat Kota Medan tanpa terkecuali. Dengan kolaborasi yang tepat antara pemerintah dan masyarakat, maka Medan dapat menjadi kota berkah, makmur dan juga kembali jaya seperti saat mendapat julukan ‘Kota Saudagar’.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here