Komunitas ReBorn Rumah Kolaborasi Sebagai Tonggak Kebangkitan Milenial
Komunitas ReBorn Rumah Kolaborasi Sebagai Tonggak Kebangkitan Milenial

Kolaborasi Medan Berkah –  Komunitas Relawan Bobby Nasution  menyambut gembira kehadiran Rumah Kolaborasi, yang merupakan inisiatif dari Bobby Nasution, calon Wali Kota Medan. Keberadaan Rumah Kolaborasi tersebut merupakan simbol dari kebangkitan anak muda Medan, dalam menyongsong Kota Medan yang berkah.

Bobby Nasution hadir pada acara peresmian dari Rumah Kolaborasi yang digelar bertepatan dengan HUT  Kota Medan  di tanggal 1 Juli 2020 lalu. Kehadiran Bobby disambut gembira oleh para relawan dan masyarakat yang memang sangat ingin berjumpa langsung dengan suami dari Kahiyang Ayu tersebut. Rumah Kolaborasi ini berlokasi tepatnya di Jalan Cut Mutia, Kota Medan.

Baca Juga: Komunitas Relawan Bobby Nasution Giatkan Kolaborasi Pola Pikir Kaum Millennial

Direktur dari Rumah Kolaborasi, Dedi Ardiansyah menilai bahwa Kota Medan memerlukan sumbangsih dari warganya. Sumbangsih tersebut berupa tenaga dan pikiran untuk memajukan Kota Medan yang bermartabat dan dapat membawa masyarakatnya menjadi masyarakat yang makmur.

Tim ReBorn atau Relawan Bobby Nasution selalu sarat dengan agenda kegiatan. Salah satunya adalah peresmian  Rumah Kolaborasi ini. Baik Rumah Kolaborasi dan Sekretariat Bersama—yang merupakan sekretariat ReBorn—adalah sama-sama tempat untuk saling menjaga tali persaudaraan antar sesama relawan di seluruh Kota Medan.

“Pengukuhan Rumah Kolaborasi menjadi tonggak pergerakan dan sumbangsih anak muda bagi Kota Medan yang lebih baik dan berkah. Rumah Kolaborasi juga diharapkan menjadi wadah kreatif anak muda, kaum milenial dan para relawan serta ruang aspirasi bagi seluruh masyarakat Kota Medan,” kata Dedi dalam sambutannya.

Pada kesempatan tersebut, Dedi mengungkapkan bahwa kelompok relawan sudah terdiri dari dua puluh empat kelompok. Ketua dari masing-masing kelompok tersebut hadir pada acara peresmian tersebut. Ia mengatakan bahwa semua ketua kelompok sudah siap berkampanye sejak awal bulan Juli, 2020, setelah mendapatkan pelatihan dan pengenalan program.

Dedi berujar bahwa lima relawan baru akan bergabung di Rumah Kolaborasi  itu. “Tapi berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, relawan akan bergerak dengan mengikuti protokol kesehatan,” lanjutnya.  Pada acara tersebut, relawan yang saat itu hadir—selain Reborn dan BONDAN yang sudah lama eksis—adalah Sahabat Bobby, Satu Hati, Bimantara, Sahabat Bang Bobby, KAMIJO, PMN, BOMBON, Kawan Bobby, FORMASI, KOMAT Pro Bobby Nasution, BONUS, RKB, BONSAI, PPMI, Berkah, PABANSU, GMB, DNT, ustad Buchori.

Bobby Nasution yang menyambut gembira adanya Rumah Kolaborasi ini sebagai wadah relawan yang nantinya bergerak dengan satu komando.  “Dengan dibukanya Rumah Kolaborasi ini, kita tidak hanya memberikan harapan kepada Medan, tapi turut bekerja untuk Medan,” ujarnya. “Tahun ini, kita memberikan masukan untuk perubahan Medan.

Tahun depan, kita harus sudah bisa bekerja membuat Medan lebih baik,” paparnya, sekaligus berkata bahwa relawan memberi masukan untuk kemajuan kota.  Ia juga ingin gerakan relawan menjadi penyemangat masyarakat berbondong-bondong ke TPS untuk memberikan suara pada Pilkada, 9 Desember 2020.

Kesempatan ini dimanfaatkan Bobby untuk berbagi pengalaman dengan para pengusaha muda. Menurutnya, apresiasi bagi pengusaha muda yang merintis usaha sangat sulit didapat. “Semua kaum milenial, juga dihadapkan pada masalah ini. Sulit mendapatkan kepercayaan sesama pengusaha, sulitnya dapat supporting perbankan hingga pemerintah.

Baca Juga: Bobby Nasution: Kolaborasi Medan Berkah Sebagai Kota Saudagar Pasti Terwujud

Banyak juga yang underestimate,” kenangnya. Ia melanjutkan bahwa selalu ada dana untuk bermacam kegiatan di lingkungan, seperti keamanan, kebersihan dan sebagainya. Hal ini mungkin tidak masalah untuk pengusaha yang sudah eksis, lanjutnya. “Tapi pengusaha yang merintis dari nol, uang Rp 20 ribu per hari, tentu sangat berat,” jelasnya.  Bobby mempelajari bahwa pemerintah daerah perlu menghargai kreativitas anak muda, sehingga daerah tersebut berkembang .

Sebelum foto bersama Bobby dan acara potong tumpeng, digelar webinar berjudul Parlemen Milenial Medan.  Permasalahan umum di Kota Medan yang meliputi ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup dihadirkan oleh lima pengusaha milenial.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here