Komunitas Relawan Bobby Nasution Giatkan Kolaborasi Pola Pikir Kaum Millennial
Komunitas Relawan Bobby Nasution Giatkan Kolaborasi Pola Pikir Kaum Millennial

Kolaborasi Medan Berkah – Komunitas Relawan Bobby Nasution  telah membuktikan bahwa slogan Kolaborasi Medan Berkah menjadi slogan paling populer di kota Medan saat ini. Calon Wali Kota Medan yang menggagas ide ini juga menjadi kandidat terkuat sebagai Medan 1. Tentu, fenomena ini adalah hal yang patut diacungi jempol.

Para kaum millennial menganggap Bobby sebagai calon Wali Kota terbaik yang akan mereka dukung. Hal ini terbukti dari gerakan tim relawan Bobby Nasution yang terdiri dari tokoh pemuda dan kaum millennial. Belum pernah terjadi sebelumnya, dimana antusiasme anak muda Medan dalam menyambut Pilkada 2020 kali ini.

Bobby dan mayoritas anak muda di Medan memiliki banyak kesamaan. Tentu bukan karena mereka sama-sama berasal dari kota Medan. Namun, mereka memiliki visi untuk mewujudkan kota Medan yang berkah. Hal ini diungkapkan oleh salah seorang pakar politik, Faisal Riza.

Baca Juga: Bobby Nasution: Kolaborasi Medan Berkah Sebagai Kota Saudagar Pasti Terwujud

Ia memaparkan bahwa Bobby menarik hati para anak muda dengan inovasinya, sekaligus kedekatannya dengan para pengusaha muda serta rakyat kecil. Slogan bertagar #KolaborasiMedanBerkah saat ini membuat pemuda Medan bersemangat menyambut Pilkada 2020.

Inovasi yang dicetuskan oleh Bobby melalui kata ‘kolaborasi’, kata Faisal, adalah hal yang sangat luar biasa. Menurutnya, tidak mudah bagi kaum millennial untuk peduli dengan pesta rakyat seperti pemilihan kepala daerah. Tetapi, saat ini para pemuda sangat antusias akan Pilkada Medan kali ini. Tentu, alasan utamanya adalah kekaguman mereka akan calon Wali Kota Medan.

 “Saya kira, untuk menggaet millennial, kata kunci nya ada di kata kolaborasi. Cara berpikir dan bertindak adalah cara-cara terkini yang dilakukan millennial,” papar pria ini, saat bertemu para penggiat pers 19 Juni 2020 lalu,

“Sebab tidak zamannya lagi saling mendaku atau individual, yang harus dilakukan adalah kerja sama, ya kolaborasi,” lanjut tokoh akademis dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara ini. Ia menjelaskan bahwa kaum millennial saat ini telah memahami, bagaimana kolaborasi sangat berperan penting dalam kehidupan politik. Sinergi pun tak kalah penting bagi mereka.

Faisal mengamati bahwa fenomena kaum milenial di Medan dengan hal-hal religius sangat mengagumkan. Tidak banyak kaum urban, terutama anak muda, peduli dengan hal seperti ini.  “Nah sebagai kaum muda millennial urban, hidup di kota juga harus religius juga, karena itu cara hidup harus berkah,” lanjut Faisal.

Pengamatan Faisal ini memang tidak berlebihan. Saat ini, gerakan kolaborasi menjadi gerakan massif di Kota Medan. Hal ini terjadi sejak calon Wali Kota Bobby Nasution menunjukkan kiprahnya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Komunitas relawan Bobby Nasution selalu siap membantu semua kalangan masyarakat. Sesuai arahan dari calon Wali Kota Medan itu sendiri, para tim relawan tidak sekedar menyalurkan bantuan langsung dari Bobby. Mereka turut aktif dalam kemajuan usaha para pelaku usaha di berbagai sektor.

Baca Juga: Lawan Pandemi Covid-19, Bobby Nasution Berikan Bantuan APD ke Puskesmas Sukaramai

Kolaborasi ala Bobby adalah dengan melakukan kerjasama dengan para pelaku usaha, secara modern. Salah satunya adalah mengajak para pengusaha muda atau para pemilik UMKM untuk lebih inovatif dalam menyajikan produk, serta promosinya. Salah satunya adalah melalui media sosial yang menjangkau lebih banyak target pasar.

Bahkan, Bobby bersedia mereview produk para pengusaha tersebut, melalui akun media sosial miliknya. Upaya promosi yang terkenal dengan istilah ‘endorse’ ini tentu sangat efektif, karena masyarakat telah mengenal sosok Bobby Nasution sebelumnya. Hal inilah yang sangat disukai oleh para kaum urban milenial.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here