Komunitas Relawan Bobby Nasution Turut Mendukung Aulia Rahman Dampingi Bobby
Komunitas Relawan Bobby Nasution Turut Mendukung Aulia Rahman Dampingi Bobby

Kolaborasi Medan Berkah – Komunitas Relawan Bobby Nasution  memberi dukungan untuk semua yang dilakukan oleh Bobby Nasution sejak ia memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai Wali Kota Medan. Tentu keputusan Bobby untuk memilih pria yang bernama Aulia Rahman untuk mendampinginya sebagai calon wakil Wali Kota Medan pada pilkada serentak Kota Medan 2020 juga turut mereka dukung.

Bagi para relawan, keputusan Bobby adalah yang terbaik, karena ia selalu mempertimbangkan semua keputusan yang ia buat dengan sangat cermat. Apa latar belakang Aulia Rahman dan kelebihannya, sehingga Bobby Nasution memutuskan untuk memilih pria Melayu asli ini?

Baca Juga: Bobby Nasution: Kolaborasi Medan Berkah Sebagai Kota Saudagar Pasti Terwujud

Lahir sebagai anak ketiga dari lima bersaudara, Aulia Rahman lahir di Medan, 19 Januari 1978. Ia baru saja terjun ke dunia politik pada 2017, dimana sebelumnya ia adalah pengusaha sukses yang memiliki reputasi baik di kawasan Pelabuhan Belawan.

Kepopulerannya ini bukan sekedar karena ia adalah salah satu dari orang terpandang di kawasannya itu, tetapi karena ia berkarakter mulia, suka bersosialisasi dan juga selalu berpartisipasi dalam semua kegiatan sosial. “Dari dulu bang Aulia orang yang sangat bermasyarakat. Kami sebagai anak-anak muda banyak dibantu oleh bang Aulia,” kata salah satu warga Kompleks Deli Raya, Andika Karim.

Saat ditemui media pada 23 September 2020, pria yang tinggal di Jalan Deposito, Kecamatan Medan Deli, pria berusia 37 tahun ini, mengatakan bahwa Aulia sangat taat dalam ibadah. Tidak hanya itu, ia juga sangat menghargai sesepuh. “Saya sering bertemu di masjid kompleks dekat kediaman beliau. Orangnya tegas terkait kepentingan warga. Memang wajahnya nampak sangar, tapi dia humoris dan sangat responsif terhadap aduan masyarakat,” papar Andika.

Nama Aulia muncul saat ia membongkar kasus yang melibatkan pejabat dan dua pengusaha yang terlibat pungutan liar, 2016 lalu.  Kerugian negara sebesar miliaran rupiah ini ia bongkar tanpa ragu. Aulia pun memulai karir politiknya di tahun 2017. Ia didaulat sebagai Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Medan Deli.  Ia mendapatkan suara sebanyak 14.061 saat pemilihan legislatif 2019, meski sebelumnya ia dipandang sebelah mata. Suara Aulia ini memberi kontribusi untuk partai Gerindra dengan 3 kursi DPRD Medan.

“Sebelum maju jadi caleg, bang Aulia memang sudah sering berbaur dengan masyarakat. Kami percaya dengan dia, makanya dia mendapat suara yang tertinggi di sini,” Andika menambahkan. Memang, hingga saat ini posko penampungan aspirasi masyarakat masih ada di Jl. Deposito No. 56, yakni di dekat rumah Aulia di Komplek Deli Raya, Kelurahan Titipapan.

Saat ia masih berkampanye, warga sekitar dapat bertukar pikiran dan silaturahmi dengan Aulia. Rata-rata mereka mengeluhkan administrasi yang mereka hadapi di bidang birokrasi, serta masalah-masalah yang hingga kini masih ada di Medan Utara.

Saat Aulia sudah menjabat sebagai Ketua Komisi 2 DPRD Medan, ia masih sering menemui warga di posko tersebut.  “Waktu bang Aulia sudah jadi anggota dewan. Kami warga masih bisa ketemu dengannya seperti biasa. Bahkan kelebihannya, karena dia anggota dewan jadi aspirasi masyarakat langsung bisa ditampung dan diteruskan kepada pemerintah,” kata salah satu tetangga Aulia, Hanafi.

Ia sempat mengalami tuduhan menyalahgunakan jabatan saat pandemi Covid-19 melanda Kota Medan. Aulia meminta bantuan kepada beberapa pemilik perusahaan untuk membantu warga yang terdampak. Namun, warga Medan memberikan pembelaan karena mereka merasa bahwa mereka sudah banyak mendapatkan pertolongan dari Aulia.

Baca Juga: Komunitas Relawan Bobby Nasution Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban

“Saya tegaskan, kerja dan langkah saya sebagai anggota dewan untuk membantu masyarakat dan membangun Kota Medan. Tidak ada sedikitpun kepentingan pribadi saya dalam membuat keputusan,” paparnya kala itu.

“Untuk membantu masyarakat, saya bersedia mempertaruhkan jabatan saya sebagai anggota dewan. Surat itu buktinya. Saya dipilih oleh rakyat, mereka percaya dengan saya. Sudah kewajipan bagi saya untuk membantu rakyat, terlebih di masa pandemi Covid-19 ini. Selayaknya kita saling tolong-menolong.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here