Merespon Keluhan Masyarakat, Reborn Sterilisasi Masjid di Seputaran RS Sari Mutiara
Merespon Keluhan Masyarakat, Reborn Sterilisasi Masjid di Seputaran RS Sari Mutiara

Kolaborasi Medan Berkah – Masyarakat di seputaran RS Sari Mutiara Jalan Kapten Muslim dilanda kecemasan. Hal ini terjadi lantaran rumah sakit ini dijadikan lokasi evakuasi cadangan dan posko penerimaan laporan masyarakat terkait covid-19.

Relawan Bobby Nasution (Reborn) merespon langsung keluhan masyarakat ini. Dipimpin oleh Ketua Reborn Suwarno, anggota reborn bersama dengan organisasi masyarakat (ormas) Ampi, melakukan penyemprotan disinfektan di rumah ibadah yang ada di seputaran Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia.

Adapun lokasi penyemprotan disinfektan antara lain Masjid Amaliyah dan Masjid Al Ikhlas di Jalan Setia Luhur serta Masjid Al Hidayah dan Masjid Al Ikhlas di Jalan Bakti Luhur.

Suwarno menuturkan pihaknya menerima keluhan masyarakat yang ingin lingkungan mereka disemprot disinfektan. Ini menyusul dipilihnya RS Sari Mutiara sebagai lokasi evakuasi cadangan dan posko laporan covid-19. Masyarakat menilai upaya yang dilakukan pemerintahan lingkungan setempat saat sterilisasi masih belum maksimal.

“Kita diberitahu memang sudah ada penyemprotan oleh pemerintahan lingkungan, tetapi itu dianggap masyarakat belum maksimal. Masyarakat ingin ada lagi penyemprotan disinfektan. Karena itulah kita secara swadaya turun ke sini melakukan penyemprotan,” jelasnya.

Baca juga : Relawan Bobby Afif Nasution Ikuti Galang Dana untuk Shakila

Suwarno yang juga Ketua Umum DPP Pelindung Persaudaraan Pedagang Pasar Bersatu (P4B) menuturkan, pada penyemprotan kali ini pihaknya juga bersinergi dengan ormas Ampi. Ini sebagai bentuk bahwa melawan virus corona haruslah didukung dengan sinergitas yang baik pula.

“Kami berterima kasih kepada Ketua Ampi Dwikora Agus Muliadi Saragih dan Ketua Rayon Ampi Helvetia Andi Sitompul yang sudah mau bersinergi dengan kami memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Mari kita bergandengan tangan untuk melawan virus corona ini,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here