Paguyuban Pasundan Dukung Inovasi Bobby Nasution di Bidang Pendidikan
Paguyuban Pasundan Dukung Inovasi Bobby Nasution di Bidang Pendidikan

Kolaborasi Medan Berkah – Komunitas Relawan Bobby Nasution selalu sepakat dengan semua rencana Bobby Nasution dan Aulia Rahman saat mereka sudah menjabat sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan. Terlebih jika hal tersebut berkaitan dengan kemakmuran masyarakat.

Selama ini, Bobby selalu memperhatikan perkembangan pendidikan di Kota Medan, yang belum dapat menjangkau semua anak usia sekolah. Meski itu bukan satu-satunya masalah pendidikan di kota ini, tetapi Bobby pasti melakukan tindakan untuk dapat mengembangkan sistem pendidikan di Kota Medan.

Baca Juga: Komunitas Relawan Bobby Nasution Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban

Bidang pendidikan di kota Medan memerlukan inovasi. Hal ini disampaikan oleh Paguyuban Pasundan. Organisasi budaya Sunda ini memang selalu memberikan perhatian untuk perkembangan pendidikan. Organisasi yang sudah puluhan tahun ada di Indonesia ini sangat mendukung pencalonan Bobby – Aulia. Inovasi adalah yang dibutuhkan oleh sistem pendidikan di Medan.

Dr H Yohny Anwar MM MH sebagai Ketua PW Paguyuban Pasundan Sumatera Utara, mengungkapkan hal ini saat acara Sawala Budaya Paguyuban Pasundan, 22 Agustus 2020 lalu. Turut hadir pada acara yang digelar di Hotel Grand Kanaya itu adalah calon wakil wali Kota Medan, Aulia Rahman.

Ia berujar dimana impian masyarakat Medan adalah perubahan signifikan Kota Medan, menuju Medan maju. Yohny Anwar berujar bahwa pasangan Bobby- Aulia merupakan pasangan paling klop dalam berkolaborasi. Mereka diyakini mampu memberi manfaat luar biasa untuk masyarakat.

“Kita berharap pasangan Bobby – Aulia Rachman betul-betul mewakili harapan warga Medan. Kita yakin pada mereka,” katanya. Mantan Direktur Operasional PD Pasar Kota Medan itu meneruskan dimana visi organisasi yang dipimpinnya adalah dihapuskannya kebodohan dan kemiskinan.

Yohny melanjutkan bahwa inovasi harus tercipta untuk dunia pendidikan, karena kondisi sekarang tidak memungkinkan pendidikan untuk maju, tanpa inovasi. “Dan pasangan Bobby – Aulia Rachman diharap bisa menghadirkannya, bukan hanya di Jawa saja,” lanjutnya. Turut mendampinginya di acara itu adalah Diding Kusnady SPd MM, yang menjabat sebagai Sekretaris PW Paguyuban Pasundan Sumatera Utara.

Menanggapi hal itu, Aulia mengatakan dimana Paguyuban Pasundan wajib komunikasi secara intens, baik kepada Bobby ataupun dirinya. “Meski anggota DPRD Medan, saya juga butuh masukan. Karena pengetahuan terkait birokrasi, sangat rendah,”  imbuh Aulia Rahman.

Ia menegaskan dimana komunikasi lancar adalah hal terpenting di bidang pemerintahan. Tanpa komunikasi jelas, pasti terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti fitnah atau hoaks.  Aulia ingin Paguyuban Pasundan selalu menyampaikan informasi terakurat kepada Bobby – Aulia. “Salah satu masalah di Kota Medan, ketidakterbukaan informasi. Kedepan kita buat suatu warna baru, agar tidak timbul fitnah di masyarakat,” jelas pria yang akrab dipanggil Aman ini.

Paguyuban Pasundan, kata Aulia, selalu memberi perhatian kepada dunia pendidikan. Karena itulah, Bobby – Aulia pasti memberikan perhatian besar, karena pendidikan adalah salah satu misi dari banyak misi utama yang perlu diperhatikan demi pembangunan Kota Medan.

“Masalah pendidikan ini cukup banyak didiamkan. Karenanya sebelum masa jabatan saya berakhir, saya ingin membuat suatu regulasi tentang pendidikan. Sehingga menjadi sejarah dan amal ibadah. Kita harus berkomunikasi, untuk menjadi yang lebih baik,” jelasnya, yang mengatakan bahwa justru warga luar Kota Medan mendominasi lapangan kerja di kota ini.

Baca Juga: Bobby Nasution: Kolaborasi Medan Berkah Sebagai Kota Saudagar Pasti Terwujud

“Lantaran selama ini, yang kerja di perusahaan Kota Medan hanya sekitar 30% warga Medan, 70% orang luar. Dan Medan sasaran empuk bagi warga yang ingin mencari nafkah,” katanya.

Aman berujar bahwa munculnya Bobby sebagai calon Wali Kota Medan sangat menguntungkan masyarakat Kota Medan pada umumnya.  “Seandainya Bobby menjadi walikota, menteri yang datang ke Medan. Bukan walikota kita yang ke Jakarta. Karena Bobby punya akses ke pusat,”  katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here