Pusat Pasar dan Pasar Simpang Limun ‘Terpapar’ Gerakan Cuci Tangan
Pusat Pasar dan Pasar Simpang Limun ‘Terpapar’ Gerakan Cuci Tangan

Kolaborasi Medan Berkah – Komunitas Relawan Bobby Nasution tidak kenal lelah dalam melakukan upaya pengendalian sebaran virus Covid-19 di kota Medan. Seiring dengan bantuan gratis yang banyak diberikan kepada warga kota, mereka juga memberikan tandon air sebanyak dua buah, yakni untuk Pusat Pasar dan Pasar Simpang Limun. Pemberian tandon yang dilakukan pada 15 Mei 2020 ini merupakan upaya untuk memberikan sosialisasi pada warga supaya rajin cuci tangan saat di tempat umum.

ReBorn atau tim relawan Bobby Nasution memprakarsai gerakan cuci tangan ini, bersama dengan tim bernama BonDan, atau tim Bobby Nasution for Medan. Tim ini memberikan bantuan dua buah tandon dengan ukuran 500 liter.

Baca juga: Bobby Nasution Berikan Bantuan Kepada Mualaf yang Hidup Sebatang Kara

Suwarno, sebagai ketua ReBorn mengatakan kegiatan ini menjadi momentum kebangkitan warga untuk rajin cuci tangan. Hadir pula pada kesempatan itu adalah sekretaris dan juga bendahara ReBorn yakni Ramadhan Harahap dan Mester Harahap.

Di sisi lain, perwakilan dari BonDan adalah Eddy Dhamendra, yang juga menyatakan kebanggaannya akan inisiatif anak-anak muda yang tergabung dalam BonDan untuk membantu pemerintah dalam sosialisasi hidup sehat dan bersih, terutama di tempat umum.

Kepercayaan dari Bobby Nasution sebagai pembina harus dipupuk, papar Suwarno.  Menurutnya, ia dan anggota tim sangat bangga karena dapat menjawab kepercayaan dari Bobby yang ingin memberikan bukti kepedulian mereka akan kota Medan yang bersih dan sehat. Sosialisasi gerakan cuci tangan dari tim ReBorn serta BonDan ini akan terus dilakukan, mengingat pandemik Covid-19 juga masih belum reda di kota Medan.

Kedua tim ini memilih pasar sebagai lokasi pas dimana tandon air ditempatkan, karena pasar salah satu tempat yang rawan penularan virus corona. Keinginan untuk mencuci tangan bagi pengunjung pasar mungkin kurang difasilitasi dengan tidak adanya sarana untuk mencuci tangan. Hal ini penting, karena masih banyak pembeli di pasar yang tidak membawa cairan pencuci tangan atau sekedar tisu basah untuk membersihkan tangan mereka usai transaksi.

Baca Juga: Lawan Pandemi Covid-19, Bobby Nasution Berikan Bantuan APD ke Puskesmas Sukaramai

Tim ReBorn dan BonDan memberikan kepercayaan kepada bapak Guntur sebagai ketua Apsindo, untuk merawat serta melakukan instalasi dari tandon air tersebut. Kegiatan ini cukup menarik perhatian dari para pedagang, pembeli, sekaligus warga yang juga ada di sekitar Pusat Pasar. Mereka menunjukkan rasa gembira karena adanya tandon air, yang dapat memudahkan mereka untuk menjaga kebersihan tangan saat tidak sedang di rumah.

Kedua tim beranggotakan anak-anak muda kreatif di Medan tersebut melanjutkan sosialisasi gerakan cuci tangan di Pasar Simpang Limun. Pun keberadaan mereka ternyata sudah ditunggu para pedagang dan pembeli yang sudah mengetahui rencana kedatangan mereka. Seperti di Pusat Pasar, Suwarno juga memberikan kepercayaan kepada pak Binsar Situmorang, selaku wakil dari pengelola pasar.

Suwarno sendiri adalah Ketua Umum DPP Pelindung Persaudaraan Pedagang Pasar Bersatu. Sebagai seseorang yang memahami kondisi di pasar-pasar di kota Medan, ia berharap semua pasar dan tempat perdagangan di kota Medan segera memperoleh fasilitas cuci tangan. Ia berharap bahwa keberadaan fasilitas cuci tangan dapat segera membantu berhentinya penyebaran virus corona.

Upaya hidup bersih, menurut Suwarno bukan sekedar upaya pemerintah. Ia menyatakan warga wajib menunjukkan upaya nyata untuk menghentikan penyebaran virus corona. Protokol kesehatan wajib dilaksanakan di luar rumah.

Hal ini juga harus diimbangi dengan pola hidup bersih dan sehat di rumah. Di saat yang sama, Eddy Dhamendra juga sepakat dengan ucapan Suwarno. Eddy mengharapkan kerjasama nyata warga kota Medan untuk sama-sama mengembalikan kota Medan yang sehat dan jaya seperti sebelumnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here