Reborn Siap Bantu Bobby Kembalikan Status ‘Paris Van Sumatera’ di Medan
Reborn Siap Bantu Bobby Kembalikan Status ‘Paris Van Sumatera’ di Medan

Kolaborasi Medan berkah – Komunitas Relawan Bobby Nasution tentu sangat setuju apabila banyak ikon Kota Medan yang mendapatkan kembali masa kejayaan seperti beberapa tahun lalu. Kota Medan sempat menjadi salah satu destinasi wisata tingkat nasional, bahkan dunia dimana ranah wisata juga tersebar di setiap sudut Kota Medan.

Namun seiring dengan ketidakpedulian pemerintah Kota Medan akan perkembangan infrastruktur kota, maka tempat-tempat wisata pun tidak mendapatkan perhatian. Padahal, potensi pendapatan daerah justru ada pada tempat wisata.

Baca Juga: Bobby Nasution: Kolaborasi Medan Berkah Sebagai Kota Saudagar Pasti Terwujud

Karena itulah, Bobby tidak sekedar berjanji terkait hal ini. Banyak sekali ikon Kota Medan yang sarat nilai kultur historis yang perlu mendapatkan perhatian lebih. Perhatian untuk ikon wisata tersebut terkait sangat erat dengan peningkatan ekonomi kerakyatan.

Hal ini menjadi salah satu agenda Bobby Nasution – Aulia Rahman saat mereka nantinya mendapatkan amanah masyarakat Kota Medan. Terlebih, Kota Medan pernah mendapatkan status Paris Van Sumatera yang Kota Medan layaknya kota Paris yang terletak di pulau Sumatera.

Bobby Nasution mengungkapkan bahwa ia telah merancang desain dari bangunan-bangunan seperti Kolam Sri Deli, Masjid Raya Al-Mashun dan Istana Maimun yang nantinya berintegrasi. Bobby sendiri mengetahui bahwa masih banyak ikon lainnya yang perlu diperhatikan.

Ia nantinya tetap akan mewujudkan pembangunan satu demi satu, karena nantinya semuanya itu akan dapat meningkatkan ekonomi kerakyatan. Dengan adanya tempat wisata yang terintegrasi, maka pendapatan daerah naik, serta masyarakat juga dapat mengembangkan usaha di sekitar ranah wisata tersebut.

“Medan ini permasalahannya begitu besar, karenanya, harus ada zona terintegrasi. Misalnya terbangun integrasi antara Masjid Raya, Istana Maimun dan Kolam Sri Deli, menjadi suatu pusat pariwisata,” kata Bobby kepada para anggota Tuah Deli, yaitu para puak Melayu, dan masyarakat yang tinggal di sekitar di Jalan HM Yamin SH, Gang Ketoprak, Medan Perjuangan. Pada acara yang diadakan 16 September 2020, ini, ia mengatakan bahwa kontribusi ranah wisata terintegrasi sangat besar.

Ia mengatakan bahwa ranah wisata bukan hanya berfokus pada peradaban Kota Medan, tetapi juga pembentukan karakter masyarakatnya. Selain itu, pariwisata di kota ini juga dapat meningkat. “Ini skema pembangunan besarnya, konsep pembangunan sudah ada. Dimana Istana Maimun ada pusat ekonomi dan pusat kebudayaan dan bisa jadi pusat pembelajaran agama juga,” jelas Bobby lagi.

Bobby mengatakan bahwa perwujudan ikon Kota Medan bukan hanya perlu label dan kata-kata. “Misalnya dibuat lambang melayu, warna-warna melayu, jembatan dibuat model melayu. Trotoar juga dibuat lambang melayu, itu tidak cukup. Kalau mau menjadikan Medan icon melayu, harus ubah karakternya terlebih dahulu. Jadi kalau saya cabut (keluar) dari Medan ini, karakter yang terbentuk di masyarakat bisa mengembalikan kejayaan Medan sebagai Paris Van Soematera,” kata Bobby.

Baca Juga: Komunitas Relawan Bobby Nasution Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban

Bobby kembali menegaskan bahwa kolaborasi sangat perlu dalam kebangkitan perekonomian. “Oleh karena itu, mengajak LBM Tuah Deli dan gerakan Tuah Melayu Serumpun untuk berkolaborasi dalam membangkitkan kembali kejayaan Kota Medan sebagai Paris van Sumatera. Istana Maimoon menjadi titik kebangkitannya,” imbuhnya.

Bobby berujar bahwa ekonomi kerakyatan dapat terwujud jika beberapa tempat wisata saling berintegrasi karena terkait pada peningkatan ekonomi kreatif para pelaku UMKM. “Untuk memperkuat cita-cita tersebut, kami telah membangun aplikasi KOLABIN. Dengan aplikasi tersebut, pegiat UMKM dan ekonomi kreatif akan saling berkolaborasi dan membentuk ekosistem perekonomian yang kuat,” katanya yang ingin mewujudkan semuanya melalui #KolaborasiMedanBerkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here