ReBorn Yakin Bobby Nasution Dapat Berikan Solusi Bagi Warga Sekitar Sungai Deli
ReBorn Yakin Bobby Nasution Dapat Berikan Solusi Bagi Warga Sekitar Sungai Deli

Kolaborasi Medan Berkah –  Komunitas Relawan Bobby Nasution  selama ini sudah memahami bagaimana masyarakat yang tinggal di kawasan sungai Deli. Hal ini terutama banyak anggota relawan yang juga adalah anggota masyarakat setempat. Mereka sangat mengharapkan perubahan akan kondisi lingkungan mereka.  Perubahan ini hanya akan dapat terwujud apabila Medan sudah dipimpin oleh seseorang dengan kapabilitas yang pas dengan kebutuhan masyarakat Medan secara keseluruhan. Bobby Nasution adalah jawaban.

Warga di Medan Deli sudah cukup bosan dengan janji manis pemimpin, yang tak kunjung memberi solusi permasalahan lingkungan yang mereka hadapi.  Selain banjir, kondisi lingkungan yang kumuh sangat merugikan warga, yang tentu sangat berimbas pada kesehatan masyarakat, terutama anak-anak. Bahkan, banyak anak di kawasan tersebut mengalami kesulitan secara perekonomian, sehingga harus bersekolah secara gratis di salah satu homebase aktivis.

Salah satu relawan dari Kopasude atau Komunitas Peduli Anak dan Sungai Deli, Desi Haryanti Sitepu mengatakan bahwa kondisi warga terutama para anak sangat memprihatinkan. Anak-anak berada di bawah garis kemiskinan, sehingga mereka tidak mendapatkan gizi dan pendidikan yang layak.

Baca Juga: Komunitas Relawan Bobby Nasution Giatkan Kolaborasi Pola Pikir Kaum Millennial

Keprihatinannya ini juga ia ungkapkan karena mereka tidak mendapatkan kesempatan belajar karena terkendala dana, dan juga latar belakang orang tua mereka. Karena itulah, Desi sangat berharap kehadiran pemimpin amanah, sehingga keadilan sosial dapat terwujud di kawasan ini.

“Apabila mau menggusur masyarakat, sediakan lahan yang layak dan memikirkan segi sosial ekonomi. Dan apabila terjadi penggusuran lahan eks kawasan pemukiman, harus jelas peruntukannya untuk kawasan terbuka hijau, bukan menjadi bangunan komersil,”  ungkap Desi yang juga seorang pengurus Bidang Penelitian Pengembangan dan Usaha Kopasude ini.

Tiga aspek penting yang harus dilakukan Pemerintah Kota berikutnya, lanjut Desi, adalah perencanaan matang sebelum pelaksanaan. Tetapi, perlu juga adanya pengawasan terpadu yang terintegrasi sehingga tidak terjadi salah penggunaan.  Perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan perlu dilakukan secara berkesinambungan, mulai dari tingkat bawah hingga tingkat atas.  Keterlibatan pemangku kepentingan wajib ada, karena jika tidak maka sempadan sungai sekaligus kualitas air Sungai Deli terancam.  Kelestarian sungai Deli adalah tulang punggung masyarakat sekitar dalam mencari nafkah.

Lahan tersisa yang ada di sekitar sempadan, lanjut Desi, dapat dimanfaatkan menjadi ruang terbuka. Hal ini merupakan satu dari sekian banyak solusi berkeadilan yang berfokus pada kepentingan masyarakat banyak. Yang tak kalah penting adalah rutinitas pembersihan sampah yang ada di badan sungai. “Agar pemukiman sekitar Sungai Deli tidak kumuh dan layak huni, pemerintah bisa membuat kampung deret dengan konsep panggung di bantaran sungai,” tutur Desi.

Kampung deret, menurut Desi, adalah konsep rumah susun seperti di kota, namun menyesuaikan dengan kondisi bantaran sungai Deli. Desi menambahkan bahwa kampung deret berisi rumah-rumah panggung dengan sistem ekologi. Dengan demikian, rumah-rumah tersebut tidak akan terdampak banjir yang kerap terjadi di sekitar sungai tersebut.

Tetapi, Desi kembali mengingatkan bahwa konsep seperti ini hanya dapat diwujudkan oleh pemimpin Kota Medan dengan ketegasan serta integritas tinggi. Jika pemimpin tidak memikirkan rakyat, maka hal ini tidak akan terlaksana. Sungai Deli dulunya memiliki manfaat tinggi sebelum akhirnya lingkungan yang rusak akibat tidak adanya ketegasan pemerintah dalam proses kerusakan lingkungan yang terjadi.

Baca Juga: Bobby Nasution: Kolaborasi Medan Berkah Sebagai Kota Saudagar Pasti Terwujud

Komunitas relawan Bobby Nasution sendiri sudah pernah menemani Bobby saat kunjungannya ke bantaran sungai Deli, awal Juli 2020.  “Saya melihat, untuk mengatasi permasalahan Sungai Deli ini kita harus berkolaborasi dengan semua pihak,” kata Bobby saat itu. Bobby menyadari bahwa adanya kesenjangan sosial di kawasan tersebut merupakan tanggung jawab bersama.

“Ini tanggung jawab kita bersama, hingga bagaimana masyarakat di sini dapat diberdayakan agar bisa meningkatkan kesejahteraannya. Maka, sangat perlu kolaborasi dari kita semua agar anak-anak generasi penerus bangsa dari tepi Sungai Deli mendapatkan gizi yang baik, pendidikan berkualitas dan terhindar dari tindak kejahatan narkoba,” tegas Bobby.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here