Seperti  ReBorn, SL 2 Siap Dukung Bobby Nasution dan Program Kolaborasinya
Seperti  ReBorn, SL 2 Siap Dukung Bobby Nasution dan Program Kolaborasinya

Kolaborasi Medan Berkah –  Komunitas Relawan Bobby Nasution memang mayoritas terdiri dari anak-anak muda, kendati komunitas ini juga beranggotakan mereka yang sudah berusia diatas 30 tahun. Namun, Bobby sendiri merupakan sosok yang sangat digemari anak muda manapun.

Kedekatan Bobby dengan para anak muda, terutama di Kota Medan, adalah salah satu hal positif yang dapat mendorong para milenial untuk dapat mendukung Bobby Nasution sebagai calon Wali Kota Medan yang kompeten dan memperhatikan kepentingan para milenial kreatif.

Baca Juga: Komunitas Relawan Bobby Nasution Giatkan Kolaborasi Pola Pikir Kaum Millennial

Salah satu bentuk dorongan semangat dari calon wali kota yang masih sangat muda ini adalah dengan melakukan kunjungan di markas Medan Makers Lab. Markas anak-anak muda milenial yang terletak di salah satu bagian Sustainable Living Lab atau SL2 ini dikunjungi oleh menantu presiden Jokowi ini 2 Juli 2020 lalu.

Bertempat di RA Kartini Medan, laboratorium ini dimanfaatkan oleh para anak muda cerdas tersebut untuk menciptakan karya-karya mereka di bidang lingkungan hidup.

Antusiasme Bobby akan penjelasan dari para insinyur milenial tersebut mendapat respon positif dari anak-anak muda tersebut. Bobby sendiri sangat senang karena banyak sekali anak muda kreatif, yang tentu perlu motivasi serta dorongan nyata.  Selain itu, inovasi yang dilakukan mereka juga membuktikan bahwa mereka selalu memiliki ide baru yang brilian.

Perhatian Bobby akan anak-anak muda yang inovatif serta kreatif memang selalu ia tunjukkan, melalui tindakan nyata dalam bentuk bantuan dan support. Bobby selalu menganggap bahwa anak muda kreatif dan inovatif patut mendapat support, terutama dari pemerintah.

Hal ini karena memang anak-anak muda ini adalah penerus generasi di Kota Medan yang perlu mengembangkan ekonominya kembali.  “Bagus dan inovatif karya-karyanya. Hasil kolaborasi yang harus terus dikembangkan,” ucap ayah Sedah Mirah Nasution ini.

Antony Simon, Country Director Sustainable Living Lab Indonesia mengatakan bahwa laboratorium ini dapat menjadi markas atau sarana untuk semua anak muda Medan. Ia mengatakan bahwa para milenial perlu berkolaborasi dengan program-program yang inovatif.

“Jadi kita melihat banyak potensi anak Medan, jadi kita berinisiatif membentuk tempat untuk berkolaborasi,” tutur Antony.  Ia didampingi oleh sejumlah anggota dari komunitas yaitu Budiman Chandra , Janio Nugraha, serta Feli Zulhendri.  Antony mengajak siapapun untuk datang berkunjung ke lab ini. Antony juga berujar bahwa lab ini terbuka bagi siapa saja, bahkan jika mereka berlatar belakang ilmu pengetahuan.

Antony memberikan tekanan bahwa mereka yang mengunjungi lab ini tidak perlu khawatir untuk membayar apapun. Bahkan, semua pengunjung diterima dengan tangan terbuka. Satu saja kewajiban mereka saat berkunjung, yakni memiliki semangat untuk membangun Kota Medan dengan kemampuan mereka. Terlebih bagi mereka yang memiliki inovasi demi kemajuan kota, dapat meminta bantuan dari komunitas Medan Makers Lab serta alat-alatnya. “Kita dari Sustainable Living Lab siap membantu mereka,” paparnya.

Ia berujar bahwa lab ini didirikan pada 2019. Ia berkomentar bahwa millennial kreatif belum dapat menyalurkan aspirasi, yang tentu menghambat pengembangan ide inovatif mereka. “Kita melihat banyak anak muda kreatif di Medan dengan ide-ide yang luar biasa. Makanya kita buka di Medan,” lanjutnya, “Disini ide inovatif kita kembangkan bersama dengan kolaborasi dengan bidang ilmu lain. Dan ternyata menghasilkan teknologi kreatif.”

“Satu contoh inovasi yang dikembangkan anak muda Medan, adalah ATM Bank Sampah. Produk inovasi ini bisa digunakan untuk mengatasi masalah sampah di Kota Medan,”jelasnya.

Dukungan penuh anggota Medan Makers Lab untuk Bobby Nasution sebagai Walikota Medan sudah mantap. “Tema besarnya adalah kolaborasi. Kita sangat senang saat Bobby mengangkat tema ini. Karena di zaman seperti saat ini tanpa kolaborasi, semua usaha tidak akan mungkin tercapai,”  tutur Antony yang mengapresiasi visi Bobby. Selama ini SL2 selalu berkolaborasi dengan semua dunia industri Sumatera Utara, melalui teknologi kreatif dari para anggotanya.

Baca Juga: Bobby Nasution: Kolaborasi Medan Berkah Sebagai Kota Saudagar Pasti Terwujud

“Di sini, banyak talenta – talenta muda yang berjalan bersama dengan bidang ilmu berbeda. Begitu kita bergabung menjadi satu perusahaan, kita dianggap sebagai solusi,” kata Antony. “Temanya Bobby dengan #KolaborasiMedanBerkah, itu solusi untuk Kota Medan. Itu sangat penting dan harus kita dukung. Ini masanya anak muda untuk memimpin memberi perubahan.”

Apresiasi Bobby akan masukan dari anggota Medan Makers Lab—terutama tentang kurangnya apresiasi dari pemerintah.  “Dengan Medan Makers Lab, saya harus berkolaborasi. Sehingga bisa memberikan masukan dalam mengatasi permasalahan-permasalahan Medan jika dipercaya memimpin nanti,” kata Bobby mengakhiri pembicaraan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here